Live!

Keutamaan bulan sya’ban

Keutamaan bulan sya’ban, dia adalah bulan yang didalamnya diangkat amal-amal kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan kebiasaan Rasulullah , apabila ada bulan ataupun waktu yang didalamnya diangkat amalan kepada Allah, maka beliau senantiasa berpuasa. Termasuk didalamnya bulan Sya’ban. Bulan Sya’ban diangkat amal pertahun. Maka beliau senantiasa berpuasa pada bulan Sya’ban sebagaimana hadits yang saya sudah sebutkan tadi. Ini keutamaan bulan Sya’ban. Bulan yang amalan-amalan diangkat dihadapkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.



















Baca Juga : Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1441H

 

Hikmah Memperbanyak Puasa Dibulan Sya’ban


Al-Imam Al-Hafizh Ibnu Rajab Al-Hambali di dalam kitab beliau yang agung, yaitu kitab Lathaif Al-Ma’arif beliau menyebutkan hikmah kenapa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memperbanyak puasa dibulan Sya’ban? Kata beliau bahwa hikmah dari memperbanyak puasa dibulan Sya’ban yang mengetahui dan paling mengetahui hanya Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan mungkin hikmahnya:
  1. Karena Rasulullah S.A.W. sangat menyukai amalannya diangkat dalam keadaan beliau sedang berpuasa.
  2. Juga hikmah yang lain mungkin merupakan latihan untuk berpuasa pada bulan Ramadhan. Sehingga nanti masuk puasa Ramadhan tidak ada kesulitan, tidak ada merasa terbebani dengan puasa Ramadhan tersebut. Akan tetapi sudah berlatih atas puasa dan sudah menjadi biasa.
  3. Ketika orang memperbanyak puasa dibulan Sya’ban, maka dia mendapatkan rasa lezat berpuasa dibulan Sya’ban. Maka ketika masuk bulan Ramadhan, dia mempunyai kekuatan dan semangat sportivitas untuk memasuki bulan Ramadhan tersebut dengan berpuasa.

Mari Simak selengkapnya kajian Islam ilmiah Keutamaan Bulan Sya’ban Yang Terlalaikan yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc :

<<SUMBER

10 Wasiat Agar Terhindar Dari Wabah

Setiap muslim wajib menyerahkan segala urusannya hanya kepada Allah ‘azza wa jalla, mengharap karunia dan pemberian hanya kepada-Nya. Bertawakal juga hanya kepada-Nya. Sebab segala urusan hanya berada di tangan-Nya, di bawah pengaturan dan kendali-Nya.


























Selengkapnya Baca/ Unduh Disini : » klik : DOWNLOAD

Dalam menghadapi berbagai musibah yang menimpa hendaknya ia benar-benar berusaha untuk bersabar dan mengharap pahala. Sebab Allah ‘aza wa jalla telah menjanjikan pahala yang melimpah bagi siapa saja yang bersabar dan mengharap pahala.

Mari simak selengkapnya kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr :

<< SUMBER

Tentang COVID-19

Apa Itu COVID-19

Pneumonia Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit peradangan paru yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Gejala klinis yang muncul beragam, mulai dari seperti gejala flu biasa (batuk, pilek, nyeri tenggorok, nyeri otot, nyeri kepala) sampai yang berkomplikasi berat (pneumonia atau sepsis).



<<SUMBER INFOGRAFIS






 




Bagaimana COVID-19 Menular

Cara penularan SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 ialah melalui kontak dengan droplet saluran napas penderita. Droplet merupakan partikel kecil dari mulut penderita yang mengandung kuman penyakit, yang dihasilkan pada saat batuk, bersin, atau berbicara. Droplet dapat melewati sampai jarak tertentu (biasanya 1 meter).
Droplet bisa menempel di pakaian atau benda di sekitar penderita pada saat batuk atau bersin. Namun, partikel droplet cukup besar sehingga tidak akan bertahan atau mengendap di udara dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, orang yang sedang sakit, diwajibkan untuk menggunakan masker untuk mencegah penyebaran droplet. Untuk penularan melalui makanan, sampai saat ini belum ada bukti ilmiahnya.


<<SUMBER

Dibalik Peristiwa Isra Mi'raj yang Jarang Kita Ketahui

    Sebelumnya...













    4. ALLAH SWT Tidak Butuh Tempat

    Nabi Muhammad SAW berbicara dengan ALLAH SWT di atas Mustawa. Namun jangan berangan-angan bahwa ALLAH SWT ada di atas langit sana. Maka yang perlu diketahui bahwa atas mustawa bukan tempat ALLAH SWT, melainkan tempat Nabi Muhammad SAW. Karena ALLAH SWT tidak butuh tempat, maka jangan dikatakan ALLAH SWT di atas. Sebab atas dan bawah merupakan ciptaan ALLAH SWT. 


    5. Rasullullah S.A.W. Bertemu Para Nabi dan Rasul

    Nabi Muhammad SAW dalam keadaan hidup bertemu dengan para Nabi dan Rasul yang telah meninggal dunia dan berdialog. Itu adalah mukjizat dan yang dipahami para ulama bahwa orang yang hidup saat ini. Bisa saja bertemu dengan Nabi Muhammad SAW sebagai karomah yang diberikan oleh ALLAH SWT terhadap orang tersebut. Akan tetapi yang perlu diperhatikan bahwa berdusta atas nama Nabi Muhammad SAW adalah dosa besar dan ancamannya adalah neraka jahannam. Orang yang mengaku bertemu Nabi Muhammad SAW atau bermimpi bertemu Nabi Muhammad SAW dengan dusta, maka tempatnya adalah neraka Jahannam.

    Semoga ALLAH SWT mempertemukan kita dengan pujaan hati kita Nabi Muhammad SAW di lahir dan batin kita di dunia, di alam barzah, di padang makhsyar dan di surga ALLAH SWT. Aamiin.


    Baca Juga : Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1441H


    Rasullullah S.A.W. Suri Tauladan Bagi Umat di Dunia

    Nabi Muhammad SAW telah diutus oleh ALLAH SWT sebagai seorang rasul dan pemimpin bagi umat Islam. Rasulullah SAW memiliki segala keistimewaan dan berbagai rahmat untuk menuntun umat menuju jalan lurus yang diberkahi oleh ALLAH SWT. Kebaikannya yang mengharukan diiringi dengan akhlak yang mulia, sehingga menjadi suri tauladan bagi umat di dunia.


    << SUMBER

    Dibalik Peristiwa Isra Mi'raj yang Jarang Kita Ketahui

    Sebelumnya...












    Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui di dalam peristiwa Isra Miraj :


    1. Rasullullah S.A.W. Naik ke Atas Langit dengan Ruh dan Badannya
    Nabi Muhammad SAW diperjalankan oleh ALLAH SWT hingga ke atas langit dengan badan dan ruhnya. Dan badan nabi Muhammad SAW masih tetap dalam bentuk aslinya, tidak berubah menjadi cahaya.

     2. Pemahaman Kewajiban Sholat
    Perayaan Isra Miraj maknanya adalah mengagungkan dan menghidupkan Sunnah Nabi Muhammad SAW, karena perayaan Isra Miraj akan selalu mengangkat tema kisah Isra Miraj Nabi, dengan pembahasan panjang lebar dan ditekankan pada pemahaman kewajiban sholat.


    Baca Juga : Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1441H


    3. Rasullullah S.A.W. Melihat ALLAH SWT dengan Mata Hatinya
    Ketika Nabi Muhammad SAW dimi’rajkan oleh ALLAH SWT (diangkat keatas langit ketujuh). Disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW berbicara langsung dengan ALLAH SWT. Namun menurut jumhur ulama bahwa Nabi Muhammad SAW saat itu tidak melihat ALLAH SWT dengan mata kepala beliau, akan tetapi melihat ALLAH SWT dengan mata hatinya.
    Selanjutnya : 4. ALLAH SWT Tidak Butuh Tempat

    Dibalik Peristiwa Isra Mi'raj yang Jarang Kita Ketahui


    Peristiwa Isra Miraj adalah kejadian yang luar biasa atau mu’jizat yang diberikan oleh ALLAH SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Terdapat banyak hikmah serta ilmu yang luar biasa bagi orang yang merenunginya.
    Peristiwa Isra’ disebutkan oleh ALLAH SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 1.

    سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ 

    " Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat."

    Baca Juga : Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1441H


    Sedangkan perisitiwa Mi’raj disebutkan dalam riwayat-riwayat yang shohih diantaranya riwayat yang disebutkan Imam Bukhori dan Imam Muslim dalam hadis panjang yang menceritakan tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW saat Isra Miraj.

    Apa itu Isra Miraj? Mari kita terjemahkan satu persatu, Isra’ adalah berjalan malam hari dari Mekkah ke Baitul Maqdis (Palestina) dan Mi’raj adalah naik ke langit, hingga ke langit ketujuh dan bahkan hingga ke tempat yang lebih tinggi, yaitu Sidratil Muntaha dan Mustawa.
    Isra dan Miraj dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dengan ditemani oleh Malaikat Jibril setahun sebelum beliau Hijrah dari Mekkah ke Madinah, yaitu malam Senin 27 Rajab tahun 621 M.






















    Selanjutnya : Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui di dalam peristiwa Isra Miraj.

    Pilihan

    Terbaru

    Meraih Taqwa Melalui Ibadah Qurban ( Idul Adha 1445H )

                              InsyaAllah sudah masuk bulan Dzulhijjah. Dengan ditetapkannya awal Dzulhijah ini, maka Hari Raya Idul Adha 1445 H ...

    IMAAM QU'RAN RECITATION ( Sheikh Maher Al Muayqili ByHaramain Recordings )